RSS

Review LG Nexus 4 – Keren, Hi-Perform, TAPI…

11 Jan

Beberapa hari ini gue berkesempatan untuk mereview sebuah smartphone yang.. yah, termasuk yang paling ditunggu-tunggu para penggila Android. LG Nexus 4. Google Nexus 4. Lord Nexus IV. Darth Mako(*). Terserah elu mau sebutnya apaan, yang jelas, ini hp keren banget. Bodinya keren tidak plastikan seperti Samsung Galaxy Nexus (tetep keren itu hp, ya jelek2 hp gue sendiri ituh..). Diliat dari depan sih mirip, identik 68 persen kalau kata Roy Sukro si Menpora baru. Kurva di sudut-sudut, LED notif yang eksis tapi malu-malu kucing (ada di bawah layar, tapi bener-bener nggak kelihatan). Yang keren BELAKANGNYA coi, bahannya kaca, mirip-mirip iPhone 4, tapi BLING-BLING. Ada pattern yang kalo kena pencahayaan jadi berkilat-kilat. Sparkling. Mirip-miriplah sama vampir-vampir di Twilight. Tapi jujur impresi gue megangnya sih agak licin gimana ya, untungnya di bagian samping dia pakai bahan karet doff gitu, mungkin sengaja untuk meningkatkan grip. Dan bahan karet ini juga Sparkling meskipun tidak se-wah bagian belakangnya. Ini hp juga agak kaku dibanding Galaxy Nexus, yang bodinya curvy sexy bohay, yang enak digenggam dan diraba. But, overall LG Nexus 4 ini secara desain bagus dan keren. Tapi awas nanti dituntut Apple, LOL :D

(*) Mako itu codename-nya si Nexus 4.

bling bling

bling bling

 

Seperti yang sudah-sudah perangkat Nexus pakai antarmuka bawaan Google, untuk OS-nya sendiri tentu pakai versi terbaru Android, yakni 4.2 Jelly Bean. Performanya, it’s DAZZLING FAST. Yup mungkin Anda sudah pada tahu kalau Android Jelly Bean 4.1 keatas menggunakan Project Butter yang bikin antarmuka hp lari di kecepatan 60 km/jam frame/detik. Nah si Nexus 4 ini ditunjang sama prosesor quadcore Snapdragon S4 Krait 1,5GHz, GPU Adreno 320 dan RAM 2GB, yang semuanya boleh kata paling atas dibanding smartphone Android lain di Indonesia saat ini. Wong Galaxy Nexus gue aja dengan prosesor dual core, RAM 1GB, GPU lebih jadul sudah ngebut kok, bahkan setelah gue bandingin dengan SGS III di pameran Samsung masih lebih smooth Nexus sewaktu pindah-pindah halaman Home dan Menu.. Itu semua berkat Kacang Jelly pake Mentega (baca: Jelly Bean with Project Butter). Atau mungkin juga TouchWiz-nya SGS III lebih berat dari UI bawaan si Google yang yah bisa dibilang memang sederhana. Kembali ke laptop Nexus 4, gue bener-bener tidak mengalami lag selama dua hari penggunaannya. Kecuali pas dipaksa memutar file .M2TS (file kopian dari BluRay, tapi gue rename jadi mp4 biar kebaca) di aplikasi MX Player, aplikasi pemutar video pihak ketiga, yang bisa elu unduh gratis di PlayStore. Gue instal aplikasi itu karena ternyata pemutar video bawaan Nexus 4 cuma bisa menjalankan file mp4 (BOOOOO…) saja, tapi tenang saja, pakai aplikasi yang gue sebut tadi, format mkv, wmv, mov, avi, asalkan resolusi gak lebih dari 1080p bisa diputer dengan lancar (pakai software rendering, jangan hardware). Subtitle .srt juga keluar (ini sih memang fitur standar Jupiter MX).

Kacang Jelly pake Mentega

Kacang Jelly pake Mentega

Oke-lah, soal video masih bisa diakalin dengan mudah, gratis pula. TAPI (jreng-jreng), faktor utama yang bikin gue down adalah layar si Nexus 4. Sebenarnya sih tidak jelek, tapi buat mata gue *yang dicekokin Super AMOLED bertahun-tahun* layarnya kurang bagus. Layar terasa kusam, pastinya kontras, blackness, saturasi dan warnanya kurang nonjok. Okelah, keunggulan SAMOLED memang faktor-faktor itu, tapi yah menurut gue LCD / LCD IPS smartphone lainnya banyak yang lebih bagus. Contohnya: iPhone 5, HTC One X, Sony Xperia Acro dan Nokia Lumia 920. Bahkan gue merasa hp Lenovo K860 yang dibanderol lebih murah, layarnya lebih bagus dari Nexus 4, lebih nonjok. Daritadi nulis layar nonjok mata, kebayang dong mata gue sudah seperti apaan. Yah, selera dan mata tiap orang berbeda, kalau elu ngelihat demo produk asli Nexus 4 dan buat elu bagus, sah-sah saja, memang sebetulnya tidak terlalu jelek kok, kebetulan aja gue penggemar layar tipe OLED..

Tuh, Galaxy Nexus (atas) blackness-nya lebih bagus dari Nexus 4 (bawah)

Tuh, Galaxy Nexus (atas) blackness-nya lebih bagus dari Nexus 4 (bawah)

Hasil kameranya orang bilang biasa saja, tapi buat gue sih sudah lebih dari cukuplah, asalkan pencahayaan cukup, hasilnya bagus kok. Dan fitur PhotoSphere itu menarik banget, gue gak sabar nunggu update Jelly Bean 4.2 resmi buat Nexus gue, biar bisa motret atas bawah kiri kanan depan belakang sekaligus.  Nih, hasil foto (gue taruh di Mediafire yak) dan perekaman videonya (numpang dari Youtube-nya TeknoUp):

Musiknya bagus. Menurut 2 temen gue yang ahli suara (kuping gue kuping kaleng), separasi suaranya bagus dan detil banget melebihi iPhone 4 meskipun outputnya dan bassnya tidak se-powerful barang Apple itu. Yah, gede-gede suara juga bahaya kan.. Daya tahan batere masih tidak ada peningkatan signifikan meskipun kapasitasnya lumayan, 2100 mAh. Gue review 4,5 jam batere habis kira-kira 40-an persen (otak-atik semua fitur, untuk keperluan screenshot, bikin video review, tingkat kecerahan layar maksimum dsb). Jadi ya masih tahan sehari jam kerja lah..

Akhir kata, gue kasih nilai 9/10 untuk si Nexus 4 ini. Kalau aja layarnya pake SAMOLED atau sebagus Super LCD2-nya HTC One X, gue pasti kasih nilai 9.5.. Jangan lupa lihat review lengkapnya ya, di TeknoUp.. :D

About these ads
 
9 Comments

Posted by on 11 January, 2013 in Review Gadget

 

9 responses to “Review LG Nexus 4 – Keren, Hi-Perform, TAPI…

  1. Modar

    15 January, 2013 at 7:32 am

    Masih kurang sreg dengan kapasitas memory nya yang terbatas dan tidak ada slot micro sd

     
    • indrarosalia

      15 January, 2013 at 7:35 am

      Yup, Google kepedean dengan sistem cloud internetnya.. di kita yg internetnya lemot yaaa harus cukup2an dah 16GB doang..

       
      • FB YH

        15 January, 2013 at 8:44 am

        Bener mas. Menurut saya storage cloud itu kurang efisien karena butuh dukungan koneksi internet yang bagus juga. Kalau cuma mengandalkan modem seperti rata2 mahasiswa seperti saya ini bakalan kerepotan kalau mau simpan data via dunia maya. Muat2in deh tuh 16 GB

         
      • indrarosalia

        15 January, 2013 at 3:11 pm

        setuju. mending kalau bisa konek. ya kadang2 nggak bisa konek sama sekali… >:-)

         
  2. IPY

    15 January, 2013 at 10:31 am

    teknologi layar LG memang ngga sebagus sony / samsung….dengan spec yg sama…

    From User O2x

     
  3. yudha depp

    15 January, 2013 at 6:12 pm

     
  4. handphoneasik

    6 February, 2013 at 12:18 pm

    woow.. bening banget tuh case Nexus nya… tp tetep enak HTC kayanya hi hi..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 735 other followers

%d bloggers like this: